Asaku asamu asakita


Penelitian Psikolog Kanada: Bersedekah Membuat Bahagia !
April 11, 2008, 3:32 am
Filed under: inspirasi | Tag: ,

Selasa, 01 April 2008

 

*Penelitian psikolog Kanada terbaru menunjukkan, makin banyak uang yang Anda

sumbangkan menolong sesama, maka Anda makin bahagia! *

 

*Hidayatullah.com–*Semakin besar uang yang dibelanjakan orang untuk

menolong sesama, atau dalam rangka memberi hadiah untuk orang lain, maka si

dermawan tersebut akan bertambah bahagia. Demikian hasil kajian Elizabeth

Dunn, pakar psikologi dari University of British Columbia, Vancouver,

Kanada.

 

Rincian penelitian ini diterbitkan baru-baru ini di jurnal ilmiah terkemuka

dunia, *Science*, volume 319, tanggal 21 Maret 2008. Dimuat di halaman

1687-1688, karya ilmiah mengejutkan itu terpampang dengan judul “*Spending

Money on Others Promotes Happiness*” (Membelanjakan Uang untuk Orang Lain

Meningkatkan Kebahagiaan).

 

Memenangkan undian atau kuis berhadiah uang miliaran barangkali merupakan

simbol kebahagiaan. Namun, penelitian terkini tersebut menjungkirbalikkan

ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan turun-temurun tersebut.

 

Temuan itu menunjukkan, yang terpenting bukanlah jumlah uang yang kita

punya, tetapi bagaimana kita membelanjakannya! Orang yang menyedekahkan

uangnya untuk membantu mereka yang membutuhkan, atau berbelanja hadiah untuk

diberikan kepada orang lain ternyata lebih bahagia daripada mereka yang

menghamburkan uang untuk kepuasan diri sendiri.

 

Penelitian terkait sekitar 3 tahun sebelumnya memperlihatkan bahwa kaum kaya

sedikit lebih bahagia daripada kaum miskin. Akan tetapi kaitan antara

kekayaan dan kebahagiaan tersebut lemah, dan pakar ekonomi berusaha keras

mencari penjelasan atas pertanyaan, misalnya, mengapa di Amerika Serikat

warganya tidak menjadi lebih bahagia ketika harta benda mereka semakin

berlimpah.

 

Demikian tulis Elsa Youngsteadt yang mengulas hasil penelitian Elizabeth

Dunn itu di *ScienceNOW Daily News*, 20 Maret 2008 dengan judul “*The Secret

to Happiness*? *Giving”. *(Rahasia Menuju Bahagia? Memberi). Hasil temuan

yang sama ini dikupas oleh Brendan Borrell di majalah ilmiah kondang, *Nature,

*di bawah judul “*Money buys happiness. Especially if you give it away*.”

(Uang membeli kebahagiaan. Terutama jika Anda Menghadiahkannya).

 

Sang peneliti, pakar psikologi sosial, Elizabeth Dunn, dalam kajiannya ingin

menemukan jenis pembelanjaan uang seperti apa yang sebenarnya membuat orang

bahagia. Ia dan rekannya meneliti 109 mahasiswa universitasnya. Tidak heran,

kebanyakan berkata bahwa mereka lebih bahagia dengan uang 20 dolar ketimbang

hanya 5 dolar. Para mahasiswa itu menambahkan bahwa mereka akan

membelanjakannya untuk diri sendiri ketimbang untuk orang lain.

 

Di sisi lain, Dunn dan timnya memberi 46 mahasiswa lain dengan amplop berisi

uang 5 dolar atau 20 dolar, tapi tidak membiarkan mereka bebas memilih untuk

apa uang tersebut akan dibelanjakan. Yang dilakukan peneliti itu adalah

menyuruh mereka membelanjakan uang itu untuk hal-hal tertentu.

 

Menariknya, mahasiswa yang mengeluarkan uang untuk amal kemanusiaan atau

membeli hadiah untuk orang lain pada akhirnya lebih bahagia dibandingkan

mereka yang membelanjakan untuk kepentingan pribadi, seperti melunasi

rekening atau bersenang-senang.

 

Ternyata fenomena ini tidak berlaku untuk kalangan mahasiswa saja. Kelompok

penelitian Dunn juga melakukan jajak pendapat pada 16 karyawan di sebuah

perusahaan di Boston sebelum dan sesudah mereka mendapatkan bonus dengan

beragam besaran. Selain itu Dunn dan rekannya mengumpulkan data tentang

gaji, pengeluaran, dan tingkat kebahagiaan dari 632 orang di seantero

Amerika Serikat.

 

Kesimpulannya sungguh menarik. Di kedua kelompok orang tersebut, kebahagiaan

ternyata ada hubungannya dengan jumlah uang yang dikeluarkan untuk orang

lain daripada jumlah absolut bonus atau gaji.

 

Hasil temuan ini “membenarkan dugaan kami lebih kuat daripada yang berani

kami impikan,” kata Dunn. Pengaruh membelanjakan uang demi kebaikan orang

lain mungkin mirip olah raga yang memiliki pengaruh seketika maupun dampak

jangka panjang, papar Dunn sebagaimana ditulis Elsa Youngsteadt.

 

Satu kali memberi mungkin menjadikan seseorang bahagia dalam sehari, tapi

ketika kebiasaan memberi ini menjadi sebuah cara hidup, dampak kebahagiaan

itu bisa menjadi sangat lama, papar Dunn.

 

Yang tak kalah menarik, di akhir tulisan ilmiahnya, sang pakar, Dunn,

berharap bahwa temuannya itu suatu saat bisa dijadikan bahan pertimbangan

bagi pembuat kebijakan dalam menganjurkan sikap kedermawanan kepada warganya

yang mengabaikan manfaat sikap positif ini. Menurutnya, hal ini dalam rangka

menciptakan warga negara yang cenderung memberikan harta mereka untuk

kebaikan orang lain, sehingga bertambahnya kekayaan warga beriringan dengan

semakin meningkatnya kebahagiaan warga negeri tersebut.

 

Pakar ekonomi Andrew Oswald dari University of Warwick, Inggris,

menganjurkan bahwa hasil kajian ini perlu dikukuhkan lebih lanjut dengan

memperbesar jumlah orang yang diteliti, hingga mendekati 1000 orang, agar

kesimpulannya benar-benar meyakinkan. Terlepas dari itu, Oswald berujar

bahwa hasil penelitian Dunn bakal mengejutkan kebanyakan pakar ekonomi.

Sebab selama ini mereka beranggapan bahwa membelanjakan uang untuk diri

sendiri memberikan kebahagiaan terbesar.

 

“Ini adalah hasil temuan yang membuat penasaran yang tidak akan Anda temukan

di 101 buku pelajaran Ekonomi,” kata Oswald. (cs/*ScienceNOW Daily News*/

http://www.hidayatullah.com <http://hidayatullah.com/&gt;

 

About these ads

2 Komentar so far
Tinggalkan komentar

yang menarik di negeri kita, ternyata yang suka bersedekah di Indonesia adalah golongan menengah ke bawah. mitifnya benar-benar bersedekah. Aneh, sudah hidup pas-pas an masih bisa bersedekah

Komentar oleh kris riyadi

asik ni saya copy ah..

Komentar oleh asiko




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: